Tugas Puisi Bahasa Indonesia
“Untuk Semesta” Menatap masa indah yang dulu bersemayam … Terbesit sebuah tanya dihati, Semesta … Mengapa harus kisahku? Mengapa semua ini terasa begitu singkat? Mengapa tak kau biarkan dulu kedua makhluk-Mu ini berusaha seperti yang kau suratkan? Mengapa semesta? Tak peduli menangis meraung karena sebuah angan Hati yang tersayat karena menahan rindu Mulut yang haus karena doa tak putus dipanjatkan Untukmu semestaku … Semoga kelak kau akan merestui kembali Karya : Revani Aura.